Goresan SMS (Edisi 1)

ini adalah sms-sms yang berhasil mendarat dengan manis di HP saya, dari pada di-delete, mending dikumpulin di sini… ^^
sengaja tidak mencantumkan nama si pengirim, insyAlloh tidak mengurangi nilai dakwahnya..

Sesungguhnya Alloh memberikan dunia pada orang yang Ia cintai dan tidak Ia cintai , tapi Alloh tidak memberikan nikmat agama kecuali pada orang yang Ia cintai.. barang siapa yang diberikan nikmat agama oleh Alloh, maka sungguh Alloh telah mencintainya.

Ukhuwah adalah telaga bagi batin yang rindu cinta sejati, tempat jiwa berlabuh untuk saling menguatkan, memberi dan berbagi, di dalamnya ada lantunan syahdu ketulusan do’a untuk saudaranya. Ya Alloh, cintai dan sayangi saudaraku…

Sesungguhnya para pejuang tidak akan pernah merugi, tidak mengenal kata henti. Tiap peluhnya akan menjadi mutiara, air matanya akan menjadi cahaya, lelahnya sebagai penebus dosa dan gugurnya sebagai pengganti syurga.

Saudariku, tahukah kau mengapa Alloh menciptakan jari-jari kita beruas-ruas?.. agar ada ruas-ruas lain yang memeluknya dan menjadikan ukhuwah terjalin di antara kita. Ana uhibbuki, fillah.

Jika hati adalah istana, maka cinta adlah rajanya. Jika cinta telah tiada, maka sahabatlah penggantinya…

Tenanglah, tenang.. Aku selalu di sampingmu, selalu ada menjagamu. Dengarlah, dengar.. Aku mencintaimu selalu, ada di hatimu. Camkanlah, camkan.. Aku akan selalu ada, di setiap desah nafasmu. Maka, ingatlah Aku ( Alloh )

Ya Rahman.. jadikanlah aku dan saudariku ‘cahaya’ yang senantiasa menghiasi dunia dengan akhlak mulia. Ya Alloh dengan izin Mu, pertemukanlah kami di syurga Mu, amin.. uhibbuki, fillah.

Jika teman adalah cahaya, maka persahabatan adalah permata. Saat bahagia merona, maka tawa adalah warna. Jika senyum itu ibadah, maka cinta adalah sebuah anugerah. Jika kamu ada masalah, kesabaran adalah kunci utama.

Selama hati dan fikir ini tetap terjaga untuk mencintai Nya. Selama mulut ini tetap terjaga untuk melafadzkan asma Nya. Selama mata ini tetap terjaga untuk menatap karunia Nya. Selama kaki ini tetap melangkah pada jalan Nya. Selama seluruh jiwa raga ini berada dalam ridho Nya. Maka, selama itu pula keyakinan akan tetap bersemi, bahwa jalan dakwah ini adalah jalan yang terbaik untukku. Keep hamasah!

Alaskan bantal tidurmu dengan kejujuran. Rebahkan tubuhmu di atas tikar keikhlasan. Selimuti seluruh tubuhmu dengan kesabaran. Semoga tidur lenamu berada dalam keimanan. Met istirahat..

Terimalah hadiah ‘selamat tidur’ sederhanaku ini, yang dibungkus dengan ketulusan, diikat dengan perhatian dan disegl dengan do’a agar kamu selalu dilindungi sepanjang malam..

Persaudaraan.. dialah sebening hati, seteduh jiwa. Simphoninya terukir lewat untaian senyum yang merekah dari hati yang suci. Ukh, persaudaraan ini tertanam atas nama Nya. Moga abadi hingga ke jannah Nya.

Jika esok nafas ini terhenti, mungkin sejud panjang mala mini begitu berarti. Jika menangis di ujung hari adalah penyesalan, mungkin menangis mala mini adalah lentera-lentera harapan, karena kita hanya singgah sebentar di sini.

Bersama air mata ada senyuman, bersama duka ada kegembiraan, bersama bencana ada karunia, bersama ujian ada kemenangan, bersama teman ada pengorbanan, bersama amal ada keikhlasan. Bersama selalu dalam kebenaran..
Robb…aku titipkan rindu ini untuk saudariku yang di sana.. sang bidadari yang senantiasa menghembuskan nafas-nafas cinta dan satukan kami dalam hangatnya dekapan kasih saying Mu.

Manusia wajib bertaubat, tapi meninggalkan dosa lebih wajib. Sabar dalam menghadapi musibah itu sulit, tapi hilangnya pahala sabar lebih sulit. Perubahan zaman memang aneh, tapi kelalaian manusia lebih aneh. Peristiwa yang akan dating terasa dekat, tapi kematian lebih dekat.

Ya Robbi, jangan biarkan diri ini mencintai makhluk Mu melebihi kecintaanku pada Mu. Ya Robbi, jangan biarkan penyakit hati menyerangku, hingga hatiku dapat jannah Mu. Ya Robbi, iringilah derap langkahku di dunia dengan ilmu dan hidayah Mu hingga kudapatkan hari akhir terbaik di sisi Mu.

Penat-penatlah dalam dakwah, lelah-lelahlah dalam dakwah. Boleh jadi, ketika semua amalan kita tidak cukup sebagai bekal, maka butir-butir air mata penat, tetes keringat lelah itulah yang menjadi syafa’at bagi kita.

Jalan dakwah hanya menghendaki orang yang berani menempuh perjalanan, sabar, teguh, bekerja serius, bersedia mengerahkan tenaga, mengorbankan jiwa, harta dan segala yang dimiliki berupa waktu, tenaga, kesehatan, ilmu.

Sebuah garis memiliki dua ujung. Segitiga memiliki tiga ujung. Segiempat memiliki empat ujung. Namun.. kuingin ukhuwah kita seperti lingkaran yang tak berujung sampai kapanpun. Luv u coz Alloh.

Ada cinta untukmu di sini, di hatiku. Ada rindu di sana, di mataku. Ada dirimu sedang tersenyum mengingatku, lalu berddo’a… ‘Robbi.. cintai kami dalam cahaya Mu, dalam dakwah di jalan Mu, ridhai jalan kami..’

Categories: Brangkas SMS | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: